Dermoram

Bahan aktif

Apa itu kojic acid dan apa manfaatnya?

Kojic acid adalah molekul alami yang dihasilkan jamur koji (Aspergillus oryzae), jamur yang dipakai untuk fermentasi beras dan kedelai. Konon di Jepang, kulit tangan pembuat sake yang cerah dan merata menarik perhatian; kini kojic acid menjadi salah satu bahan pencerah paling dikenal untuk flek matahari, bekas jerawat, dan warna kulit tidak rata.

3 menit baca Diperbarui:

Asam kojic (kojic acid)

Apa itu kojic acid?

Kojic acid adalah molekul organik kecil yang dihasilkan beberapa jenis jamur saat fermentasi. Dalam kosmetik, bahan ini paling sering ada di serum, krim, dan sabun pencerah. Kojic acid sering dipilih oleh orang yang mencari alternatif untuk obat flek yang lebih kuat dan perlu resep, seperti hydroquinone.

Kojic acid murni mudah rusak dan berubah cokelat jika terkena cahaya, panas, dan udara. Karena itu sebagian produk memakai turunan yang lebih stabil, kojic dipalmitate; namun data efektivitasnya di kulit lebih sedikit dibanding kojic acid murni.

Bagaimana cara kerjanya pada flek?

Melanin, pigmen cokelat pada kulit, dibentuk dengan bantuan enzim bernama tirosinase. Kojic acid mengikat tembaga yang dibutuhkan enzim ini untuk bekerja, sehingga aktivitasnya menurun dan pembentukan pigmen baru melambat. Kojic acid tidak menghapus flek yang sudah ada; seiring berkurangnya pigmen baru dan kulit beregenerasi, flek perlahan memudar.

Hasilnya butuh kesabaran: pada kebanyakan orang perbedaannya terlihat setelah 8–12 minggu pemakaian rutin. Kojic acid bisa bekerja lebih baik jika dikombinasikan dengan bahan yang bekerja lewat jalur lain, seperti glycolic acid, niacinamide, atau vitamin C.

Bagaimana cara memakainya?

Setelah cuci muka, oleskan tipis serum atau krim kojic acid ke area flek atau seluruh wajah, lalu lanjutkan dengan pelembap. Untuk kulit sensitif, mulai beberapa malam per minggu dan naikkan ke setiap malam jika setelah dua sampai tiga minggu kulit cocok. Mengoleskannya rata di sekitar flek, bukan menumpuk banyak di satu titik, mencegah munculnya lingkaran yang lebih terang di sekeliling flek.

Selama memakai kojic acid, sunscreen SPF 30–50 dengan perlindungan UVA tinggi setiap pagi wajib dipakai. Tidak ada bahan pencerah yang memberi hasil bertahan lama tanpa perlindungan matahari; untuk melasma, sunscreen berwarna dengan oksida besi juga melindungi dari cahaya tampak.

Jika produk kojic acid-mu berubah menjadi kuning tua atau cokelat seiring waktu, kemungkinan sudah rusak. Simpan di tempat sejuk dan gelap, dan tutup rapat.

Apakah sabun kojic acid efektif?

Sabun kojic acid populer, terutama untuk flek di badan. Namun sabun hanya menempel beberapa detik di kulit sebelum dibilas; kontak sesingkat ini sangat mengurangi efeknya dibanding serum yang tidak dibilas. Selain itu, sifat basa sabun batang dan kadar kojic acid yang tinggi pada sebagian produk bisa membuat kulit kering dan iritasi.

Untuk flek di wajah, serum atau krim tanpa bilas lebih masuk akal. Kalau memakai sabun, lebih aman untuk badan daripada wajah, sebentar saja, dan diikuti pelembap.

Efek samping dan hal yang perlu diperhatikan

Efek samping kojic acid yang paling sering adalah kemerahan, gatal, perih, dan kulit kering. Dibanding banyak bahan pencerah lain, kojic acid lebih sering menyebabkan dermatitis kontak (peradangan kulit karena alergi atau iritasi), jadi sebaiknya lakukan uji coba beberapa hari di area kecil seperti belakang telinga atau bawah rahang sebelum pemakaian pertama.

Komite Ilmiah Keamanan Konsumen Uni Eropa (SCCS) menilai kojic acid aman hingga 1% pada produk wajah dan tangan. Data pemakaian saat hamil dan menyusui masih terbatas; pada masa ini, untuk flek biasanya lebih dipilih bahan yang lebih banyak diteliti seperti azelaic acid. Konsultasikan dengan doktermu sebelum memutuskan.

Pertanyaan umum

Apakah kojic acid sama efektifnya dengan hydroquinone?

Umumnya dianggap lebih ringan daripada hydroquinone, tetapi bisa dipakai lebih lama dengan risiko lebih kecil. Beberapa penelitian menunjukkan perbaikan yang jelas saat dikombinasikan dengan glycolic acid atau bahan pencerah lain.

Bolehkah kojic acid dipakai bersama niacinamide?

Boleh. Keduanya memengaruhi pigmentasi lewat jalur berbeda sehingga bisa dipakai bersama; niacinamide juga memperkuat skin barrier dan membantu menyeimbangkan efek kering dari kojic acid.

Apakah kojic acid ampuh untuk melasma?

Untuk melasma jarang cukup jika dipakai sendiri; biasanya dikombinasikan dengan tranexamic acid, azelaic acid, niacinamide, dan selalu sunscreen berperlindungan tinggi. Karena melasma membandel dan mudah kambuh, sebaiknya dipantau dokter kulit.

Apakah kojic acid menipiskan kulit?

Tidak, kojic acid tidak menipiskan kulit dan jangan disamakan dengan krim kortikosteroid. Jika terjadi iritasi, bisa muncul kemerahan dan kulit mengelupas sementara; kalau begitu, kurangi frekuensi pemakaiannya.

Halaman ini informasi umum, bukan saran medis. Jika kamu punya penyakit kulit, sedang hamil, atau rutin minum obat, konsultasikan dulu dengan dokter kulit sebelum memulai bahan aktif baru.

Bahan aktif mana yang cocok untukmu?

Jawab beberapa pertanyaan dan dapatkan rutinitas pagi dan malam sesuai jenis kulit dan tujuanmu.

Buat rutinitasku