Dermoram

Panduan

Cara memilih dan memakai sabun cuci muka

Membersihkan wajah adalah langkah paling sederhana dalam rutinitas, sekaligus langkah yang paling sering salah. Pembersih wajah yang baik mengangkat kotoran, minyak berlebih, dan sunscreen tanpa mengikis minyak alami kulit. Kalau setelah cuci muka kulitmu terasa ketarik atau "kesat", produk itu terlalu keras.

3 menit baca Diperbarui:

Sabun cuci muka (facial wash)

Posisinya dalam rutinitas

  1. Bersihkan
  2. Seimbangkan
  3. Rawat
  4. Lembapkan
  5. Lindungi

Apa fungsi pembersih wajah?

Sepanjang hari, permukaan kulit tertutup minyaknya sendiri (sebum), sel kulit mati, keringat, debu, partikel polusi, makeup, dan sunscreen. Kalau tidak dibersihkan, pori bisa tersumbat dan serum serta krim yang kamu pakai setelahnya lebih sulit meresap.

Surfaktan dalam pembersih melepaskan minyak dan kotoran dari permukaan agar terbilas air. Masalahnya, surfaktan yang keras juga ikut mengangkat lipid yang membentuk skin barrier. Karena itu pembersih yang baik harus efektif tetapi lembut.

Sabun batang vs sabun cuci muka

Sabun batang biasa bersifat basa; pH-nya biasanya sekitar 9–10. Permukaan kulit justru sedikit asam (sekitar 4,5–5,5). Sering mencuci wajah dengan produk basa mengganggu keseimbangan ini dan bisa membuat kulit kering, ketarik, dan sensitif.

Kebanyakan pembersih dermokosmetik berbahan "syndet" (deterjen sintetis) dengan pH mendekati kulit. Tulisan "soap-free" di label memudahkanmu mengenalinya.

Memilih pembersih sesuai jenis kulit

  • Kulit berminyak dan berjerawat: pembersih gel atau foam; yang mengandung 0,5–2% salicylic acid bisa membantu jerawat
  • Kulit kombinasi: gel lembut yang tidak membuat area kering ketarik
  • Kulit kering: pembersih krim, milk, atau berbasis minyak dengan gliserin, ceramide, atau panthenol
  • Kulit sensitif dan rosacea: produk tanpa pewangi, tanpa minyak esensial, dan komposisi singkat
  • Jika memakai makeup atau sunscreen tahan air: di malam hari, cleansing oil atau micellar water dulu, lalu pembersihmu

Yang perlu dicek saat membeli

  • Tulisan "soap-free" atau "syndet" dan pH mendekati kulit
  • Tanpa pewangi (parfum/fragrance) dan minyak esensial jika kulitmu sensitif
  • Untuk kulit kering, tidak ada surfaktan keras seperti sodium lauryl sulfate (SLS) di urutan awal komposisi
  • Tidak meninggalkan rasa ketarik setelah dipakai, bahkan pada kulit berminyak
  • Pilihan dengan salicylic acid atau zinc untuk jerawat; pakai sekali sehari jika terasa mengeringkan

Cara pakai yang benar

Basahi wajah dengan air hangat, busakan pembersih sebesar biji kemiri di telapak tangan, lalu pijat dengan ujung jari dengan gerakan melingkar sekitar 30–60 detik. Bilas dengan banyak air hangat dan keringkan dengan menepuk-nepuk handuk lembut, jangan digosok.

Jangan lewatkan pembersihan malam, karena hanya dengan cara itu sunscreen dan kotoran seharian terangkat. Di pagi hari, kulit kering atau sensitif cukup dibilas air; kulit berminyak boleh memakai pembersih di pagi hari juga.

Memakai serum atau pelembap dalam satu menit setelah cuci muka, saat kulit masih lembap, membantu mengunci kelembapan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Cuci muka tiga sampai empat kali sehari karena jerawat: makin kering kulit, makin banyak minyak yang bisa diproduksi
  • Memakai air terlalu panas: memperparah kemerahan dan kulit kering
  • Menggosok setiap hari dengan scrub berbutir kasar atau sikat
  • Membiarkan pembersih di wajah hanya beberapa detik lalu langsung dibilas
  • Berusaha mengangkat makeup dan sunscreen tahan air hanya dengan satu pembersih

Pertanyaan umum

Apakah pagi hari juga perlu pakai sabun cuci muka?

Untuk kulit berminyak, ya, pembersih lembut di pagi hari terasa nyaman. Untuk kulit kering dan sensitif, pagi hari sering cukup dengan air hangat.

Apakah pembersih yang banyak busanya lebih bersih?

Tidak. Banyaknya busa tidak menunjukkan daya bersih; beberapa pembersih lembut hampir tidak berbusa tetapi tetap efektif. Yang penting kulit tidak terasa ketarik setelahnya.

Bolehkah memakai pembersih salicylic acid setiap hari?

Kebanyakan kulit berminyak bisa memakainya sekali sehari. Jika muncul kering atau perih, ubah jadi dua hari sekali. Karena pembersih hanya sebentar menempel di kulit, efeknya lebih ringan dibanding produk yang tidak dibilas.

Bisakah sabun cuci muka menghapus makeup?

Makeup ringan bisa. Untuk maskara, foundation tahan lama, dan sunscreen tahan air, lebih efektif memakai micellar water atau cleansing oil dulu, baru cuci muka dengan pembersih.

Artikel ini hanya untuk informasi umum dan bukan saran medis. Jika kamu punya penyakit kulit, sedang hamil, atau rutin minum obat, konsultasikan dengan dokter kulit atau apoteker sebelum mulai produk baru.

Produk apa yang cocok untukmu?

Jawab beberapa pertanyaan dan dapatkan rutinitas pagi dan malam sesuai jenis kulit dan tujuanmu, dalam tiga pilihan budget.

Buat rutinitasku