Dermoram

Panduan

Cara memilih pelembap wajah, termasuk untuk kulit berminyak

Pelembap menahan air di lapisan terluar kulit dan memperkuat lipid yang merekatkan lapisan tersebut. Skin barrier yang sehat kehilangan lebih sedikit air, tidak mudah bereaksi terhadap lingkungan, dan lebih tahan dengan produk kuat seperti serum. Karena itu pelembap adalah salah satu dari tiga produk dasar rutinitas, apa pun jenis kulitmu.

3 menit baca Diperbarui:

Pelembap wajah

Posisinya dalam rutinitas

  1. Bersihkan
  2. Seimbangkan
  3. Rawat
  4. Lembapkan
  5. Lindungi

Bagaimana pelembap bekerja?

Pelembap yang baik biasanya menggabungkan tiga jenis bahan. Humektan mengikat air: gliserin, hyaluronic acid, urea, dan panthenol termasuk kelompok ini. Emolien mengisi celah antarsel dan menghaluskan kulit, seperti squalane, minyak nabati, dan ceramide. Oklusif membentuk lapisan tipis di kulit yang memperlambat penguapan: petrolatum, dimethicone, dan shea butter adalah contohnya.

Kulit kering lebih banyak diuntungkan oleh bahan oklusif, sedangkan kulit berminyak lebih nyaman dengan tekstur ringan yang kaya humektan.

Apakah kulit berminyak butuh pelembap?

Butuh. Minyak dan kelembapan adalah dua hal berbeda: kulit bisa memproduksi banyak sebum tetapi tetap dehidrasi. Kulit berminyak yang memakai obat jerawat yang mengeringkan, salicylic acid, atau retinol mudah iritasi tanpa pelembap.

Untuk kulit berminyak, pilih pelembap rendah minyak bertekstur gel atau gel-cream dengan label "non-comedogenic". Pelembap ringan tidak terasa berat dan mengurangi iritasi dengan memperkuat skin barrier.

Memilih tekstur sesuai jenis kulit

  • Kulit berminyak dan berjerawat: gel atau gel-cream dengan niacinamide, gliserin, atau hyaluronic acid
  • Kulit kombinasi: lotion ringan atau gel-cream; jika perlu krim yang lebih kaya untuk area kering
  • Kulit normal: lotion atau krim ringan
  • Kulit kering: krim dengan ceramide, kolesterol, asam lemak, squalane, atau shea
  • Kulit sangat kering dan mengelupas: krim kaya atau balm; produk dengan urea 5–10%
  • Kulit sensitif dan mudah eksim: krim tanpa pewangi, komposisi singkat, dengan ceramide dan panthenol

Yang perlu dicek saat membeli

  • Ada humektan sekaligus penguat skin barrier: misalnya gliserin + ceramide
  • Tanpa pewangi dan minyak esensial untuk kulit sensitif
  • Label "non-comedogenic" untuk kulit berjerawat (bukan jaminan, tetapi awal yang baik)
  • Jika memilih pelembap ber-SPF untuk pagi, ingat bahwa kamu perlu memakai cukup banyak agar bisa menggantikan sunscreen terpisah
  • Formula tanpa pewangi yang tidak perih jika juga dipakai di sekitar mata

Cara memakai

Pakai pelembap setelah serum, saat kulit masih sedikit lembap; ini membantu mengunci air di kulit. Untuk wajah dan leher, jumlah antara sebesar biji kemiri dan kacang arab biasanya cukup. Di pagi hari, setelah pelembap lanjut ke sunscreen; di malam hari, pelembap adalah langkah terakhir.

Beralih ke krim yang lebih kaya saat udara dingin atau di ruangan ber-AC, lalu kembali ke tekstur ringan saat cuaca panas dan lembap, itu sangat wajar. Kebutuhan kulit berubah mengikuti cuaca.

Jika kulitmu sangat kering, mengoleskan lapisan tipis petroleum jelly atau salep barrier di atas pelembap malam, hanya di area kering (slugging), sangat mengurangi kehilangan air. Jangan lakukan ini pada kulit berjerawat.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Berhenti total memakai pelembap karena kulit berminyak
  • Memakai krim beraroma kuat atau penuh bahan aktif pada kulit yang sedang iritasi
  • Memakai pelembap di kulit yang benar-benar kering
  • Menganggap lapisan tipis pelembap ber-SPF sebagai perlindungan matahari yang lengkap

Pertanyaan umum

Apa bedanya krim malam dan krim siang?

Krim siang biasanya lebih ringan dan sebagian mengandung SPF. Krim malam bisa lebih kaya dan mengandung bahan aktif yang sensitif cahaya seperti retinol. Bagi kebanyakan orang, memakai pelembap yang sama pagi dan malam juga sudah sangat cukup.

Apakah pelembap bisa bikin jerawatan?

Tekstur yang berat dan berminyak bisa bermasalah untuk kulit berjerawat. Produk ringan, bertekstur gel, dan "non-comedogenic" umumnya bisa ditoleransi; bahkan membantu kamu tetap disiplin menjalani perawatan jerawat karena mengurangi kulit kering.

Bolehkah memakai face oil sebagai pengganti pelembap?

Face oil bersifat emolien dan oklusif, tetapi tidak mengandung humektan yang mengikat air. Menambahkan beberapa tetes minyak di atas pelembap cocok untuk kulit kering; menggantikannya sepenuhnya kurang memadai untuk kebanyakan kulit.

Berapa lama pelembap mulai bekerja?

Rasa nyaman langsung terasa. Pemulihan skin barrier, yaitu berkurangnya kulit kering, mengelupas, dan sensitif secara jelas, biasanya butuh dua sampai empat minggu pemakaian rutin.

Artikel ini hanya untuk informasi umum dan bukan saran medis. Jika kamu punya penyakit kulit, sedang hamil, atau rutin minum obat, konsultasikan dengan dokter kulit atau apoteker sebelum mulai produk baru.

Produk apa yang cocok untukmu?

Jawab beberapa pertanyaan dan dapatkan rutinitas pagi dan malam sesuai jenis kulit dan tujuanmu, dalam tiga pilihan budget.

Buat rutinitasku