Bahan aktif
Apa itu asam salisilat (BHA) dan apa manfaatnya?
Asam salisilat adalah satu-satunya asam kosmetik umum yang larut dalam minyak. Bahan ini masuk ke dalam pori dan meluruhkan minyak serta sel kulit mati yang menumpuk, sehingga menjadi bahan kunci untuk komedo dan kulit berjerawat.
Ringkasnya
- Cocok untuk
- Kulit berminyak dan kombinasi, komedo hitam, pori tersumbat, jerawat ringan sampai sedang
- Kadar umum
- Biasanya 0,5–2% pada produk leave-on
- Kapan
- Malam (atau pagi); awalnya 2–3 kali per minggu
- Cocok dipadukan dengan
- Niacinamide, asam hialuronat, pelembap ceramide, sunscreen di pagi hari
- Perhatian
- Retinol dan asam kuat lain di malam yang sama; alergi aspirin; saat hamil tanyakan dokter
Apa itu asam salisilat?
Asam salisilat adalah beta hydroxy acid (BHA) yang berkerabat dengan senyawa di kulit kayu pohon willow. Berbeda dengan AHA yang larut air, asam salisilat larut dalam minyak, sehingga tidak hanya di permukaan tapi bisa masuk ke pori yang penuh sebum.
Manfaat untuk kulit
Bahan ini meluruhkan tumpukan sebum dan sel kulit mati di dalam pori, sehingga komedo dan sumbatan berkurang. Efek antiradangnya yang ringan membantu jerawat merah lebih cepat tenang. Dengan pemakaian rutin, tekstur kulit lebih halus dan pori tampak lebih bersih.
Cara pakai
Tersedia dalam bentuk sabun cuci muka, toner, dan serum. Toner atau serum leave-on lebih efektif daripada sabun cuci muka karena lebih lama berada di kulit. Oleskan di kulit bersih, lalu pakai pelembap. Mulai dua atau tiga kali per minggu; jika kulitmu cocok, bisa dipakai setiap hari.
Asam bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap matahari, jadi sunscreen di pagi hari wajib selama memakainya.
Yang perlu diperhatikan
Pemakaian berlebihan bisa menyebabkan kulit kering, mengelupas, dan barrier rusak. Jangan dipakai di malam yang sama dengan retinol, benzoil peroksida, atau asam glikolat. Hindari jika kamu alergi aspirin (asam asetilsalisilat). Produk wajah berkadar rendah umumnya dianggap aman saat hamil, tapi jika sedang hamil atau menyusui, tanyakan dulu ke dokter.
Pertanyaan umum
Apakah asam salisilat boleh dipakai setiap hari?
Pada kulit berminyak dan kuat, produk sampai 2% sering bisa dipakai setiap hari. Jika terasa kering atau perih, kembali ke dua atau tiga kali per minggu.
Asam salisilat atau asam glikolat?
Asam salisilat lebih cocok untuk komedo, pori tersumbat, dan jerawat; asam glikolat untuk kulit kusam, tekstur kasar, dan flek matahari.
Apakah asam salisilat menghilangkan bekas jerawat?
Bisa membantu memudarkan noda gelap di permukaan, tapi tidak memperbaiki bekas jerawat bolong (atrofi). Untuk itu perlu perawatan dari dokter kulit.
Halaman ini informasi umum, bukan saran medis. Jika kamu punya penyakit kulit, sedang hamil, atau rutin minum obat, konsultasikan dulu dengan dokter kulit sebelum memulai bahan aktif baru.
Bahan aktif mana yang cocok untukmu?
Jawab beberapa pertanyaan dan dapatkan rutinitas pagi dan malam sesuai jenis kulit dan tujuanmu.
Buat rutinitasku